Jelajah Rasa BBQ: Ragam Tradisi Barbekyu di Seluruh Dunia

Jelajah Rasa BBQ: Ragam Tradisi Barbekyu di Seluruh Dunia

79percentclock.com - Barbekyu atau BBQ adalah metode memasak yang digemari di seluruh dunia. Meskipun intinya sama—memanggang makanan di atas api atau panas—tetapi setiap negara memiliki gaya, nama, dan cita rasa yang mencerminkan budaya lokal mereka. Dengan sumber referensi thetastehut, kita akan menjelajahi BBQ dari lima gaya utama: Jepang, Korea, Thailand, Brasil, dan Western.



Barbekyu (BBQ): Tradisi Memasak Daging Panggang di Berbagai Negara

Yakiniku, barbekyu ala jepang yang mirip western

1. Japanese Style BBQ: Yakiniku dan Yakitori

Di Jepang, BBQ dikenal dengan dua nama utama: Yakiniku dan Yakitori.  

Yakiniku (焼肉) secara harfiah berarti "daging panggang". Gaya ini dipengaruhi oleh tradisi Korea, tetapi telah disesuaikan dengan selera Jepang. Dalam yakiniku, potongan daging sapi, babi, atau ayam dipanggang di atas panggangan kecil yang biasanya diletakkan di tengah meja. Pelanggan sering memanggang sendiri daging mereka dan mencelupkannya ke dalam saus tare (berbasis kecap asin, mirin, dan bawang putih) sebelum disantap. Hidangan ini sering disajikan dengan nasi atau sayuran panggang seperti jamur shiitake dan paprika.  

Yakitori (焼き鳥) adalah BBQ khas Jepang yang berfokus pada sate ayam. Potongan daging ayam, organ dalam (seperti hati atau ampela), atau bahkan kulit ayam ditusuk dengan tusukan bambu, lalu dipanggang di atas arang. Yakitori biasanya dibumbui dengan garam atau saus tare, memberikan rasa gurih yang sederhana namun kaya. Hidangan ini populer di izakaya (bar tradisional Jepang) dan sering disantap dengan bir.

Ciri khas BBQ Jepang adalah kesederhanaan bumbu dan penekanan pada kualitas bahan baku, terutama daging atau ayam segar.

2. Korean Style BBQ: Samgyeopsal dan Bulgogi

BBQ Korea, yang dikenal sebagai Gogigu-i (고기구이, "memanggang daging"), adalah salah satu gaya BBQ paling terkenal di dunia. Dua hidangan ikoniknya adalah Samgyeopsal dan Bulgogi.  

Samgyeopsal (삼겹살) adalah potongan daging babi bagian perut (belly pork) yang dipanggang di atas panggangan logam di meja makan. Daging ini tidak dibumbui sebelum dipanggang, tetapi disajikan dengan saus ssamjang (campuran pasta kedelai fermentasi dan cabai), bawang putih mentah, dan daun selada untuk membungkusnya. Kombinasi tekstur lembut dan renyah ini sangat digemari.  

Bulgogi (불고기, "daging api") adalah daging sapi yang dimarinasi dengan kecap asin, gula, bawang putih, dan minyak wijen sebelum dipanggang. Bulgogi sering disajikan dengan nasi dan kimchi, memberikan perpaduan manis dan gurih yang khas Korea.

BBQ Korea identik dengan konsep "makan bersama", di mana semua orang di meja ikut memanggang dan berbagi makanan, sering ditemani banchan (lauk pendamping).

3. Thailand Style BBQ: Moo Kata dan Gai Yang

Di Thailand, BBQ memiliki cita rasa yang pedas, asam, dan manis, sesuai dengan karakter masakan Thailand. Dua nama yang menonjol adalah Moo Kata dan Gai Yang.  

Moo Kata (หมูกะทะ) adalah BBQ gaya Thailand yang mirip dengan hot pot. Dalam moo kata, sebuah panggangan berbentuk kubah dengan kaldu di sekelilingnya digunakan untuk memanggang daging (biasanya babi) dan merebus sayuran atau makanan laut secara bersamaan. Dagingnya dicelupkan ke dalam saus pedas berbasis cabai, jeruk nipis, dan kecap ikan sebelum dimakan.  

Gai Yang (ไก่ย่าง) adalah ayam panggang khas Thailand yang dimarinasi dengan campuran bawang putih, ketumbar, kecap ikan, dan gula kelapa, lalu dipanggang di atas arang. Gai yang biasanya disajikan dengan nasi ketan dan saus jaew (saus pedas berbasis cabai dan jeruk nipis).

BBQ Thailand menonjolkan penggunaan rempah-rempah segar dan saus yang kaya rasa, menciptakan pengalaman makan yang penuh warna.

4. Brazilian Style BBQ: Churrasco

Di Brasil, BBQ dikenal sebagai Churrasco, sebuah tradisi memanggang daging yang berasal dari budaya gaucho di wilayah selatan negara ini.  

Churrasco melibatkan berbagai jenis daging—seperti sapi (picanha), ayam, babi, atau sosis—yang ditusuk pada tusukan logam besar dan dipanggang di atas api terbuka atau arang. Daging biasanya hanya dibumbui dengan garam kasar untuk menonjolkan rasa alami daging berkualitas tinggi. Dalam restoran churrascaria, pelayan akan membawa tusukan daging ini ke meja dan mengirisnya langsung untuk pelanggan.

Hidangan ini sering disajikan dengan pendamping seperti farofa (tepung singkong panggang), vinaigrette (salsa tomat dan bawang), atau roti keju (pão de queijo). Churrasco adalah simbol perayaan dan kebersamaan di Brasil, sering diadakan saat acara keluarga atau festival.

BBQ Brasil menekankan pada kesederhanaan bumbu dan teknik memanggang yang menghasilkan daging juicy dengan aroma khas arang.

5. Western Style BBQ

Barbeku ala Barat, atau yang lebih dikenal dengan Western Style BBQ, adalah teknik memasak daging dengan cara diasap atau dipanggang dalam waktu yang lama dengan suhu rendah. Teknik ini menghasilkan daging yang lembut, juicy, dan memiliki cita rasa asap yang khas. Beberapa jenis daging yang umum digunakan dalam Western Style BBQ antara lain brisket (sandung lamur), ribs (iga), pulled pork (daging babi yang ditarik-tarik), dan chicken (ayam). Setiap daerah di Amerika Serikat memiliki gaya barbeku yang berbeda-beda, seperti Texas dengan brisket-nya, Kansas City dengan saus barbekunya yang manis, dan Carolina dengan pulled pork-nya yang diberi cuka.

Kesimpulan

BBQ adalah cerminan budaya di setiap negara. Yakiniku dan yakitori dari Jepang menonjolkan kualitas bahan; samgyeopsal dan bulgogi dari Korea menawarkan kehangatan makan bersama; moo kata dan gai yang dari Thailand memikat dengan rempah dan saus pedas; sementara churrasco dari Brasil menghadirkan kegembiraan sederhana dari daging panggang berkualitas, dan Western style yang menghasilkan daging juicy. Setiap gaya BBQ ini mengundang kita untuk menikmati makanan sekaligus merayakan tradisi lokal.


Share:
Next Post Previous Post